Teknologi

Rusia Gandeng China Perkuat Kerja Sama AI dan Teknologi Digital

POJOKNEGERI.com – Rusia membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan China dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan inovasi digital.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan rencana tersebut kepada Presiden China Xi Jinping saat keduanya bertemu di Kirgistan.

Putin dan Xi Jinping datang ke Kirgistan untuk menghadiri pertemuan puncak dua hari Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).

Organisasi regional tersebut berupaya memperkuat kerja sama antarnegara anggotanya sekaligus menjadi salah satu penyeimbang terhadap pengaruh negara-negara Barat.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Putin menilai hubungan Rusia dan China terus berkembang di berbagai sektor. Kedua negara juga semakin mempererat hubungan ekonomi dan politik ketika Rusia menghadapi tekanan dari negara-negara Barat akibat konflik di Ukraina.

“Kerja sama berkembang dengan sukses di berbagai bidang,” ujar Putin kepada Xi menjelang pembicaraan mereka.

Putin dan Xi sebelumnya bertemu di Beijing pada Mei lalu. Kali ini, Putin kembali menyoroti potensi teknologi digital sebagai salah satu sektor penting untuk memperkuat perekonomian kedua negara.

“Inovasi digital, termasuk teknologi kecerdasan buatan, juga membuka peluang baru bagi pembangunan ekonomi negara kita,” kata Putin.

Rusia Perketat Kendali Internet

Di tengah upaya memperluas kerja sama teknologi dengan Beijing, Kremlin juga memperketat pengawasan terhadap ruang digital di dalam negeri. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Rusia melakukan pemutusan akses internet secara berkala dan membatasi sejumlah aplikasi pesan populer.

Pemerintah Rusia juga mendorong masyarakat menggunakan Max, platform pesan yang mendapat dukungan pemerintah. Aplikasi tersebut memiliki konsep serupa dengan WeChat milik China, tetapi tidak menggunakan enkripsi sehingga memunculkan kekhawatiran terkait keamanan dan privasi pengguna.

Selain itu, pemerintah Rusia berulang kali mengancam memblokir situs asing. Aktivis hak asasi manusia menilai kebijakan tersebut menunjukkan upaya lebih luas pemerintah untuk mengendalikan sekaligus memantau aktivitas masyarakat di internet.

Kerja sama AI dan inovasi digital dengan China berpotensi memperkuat kemampuan teknologi Rusia, sekaligus mempererat hubungan strategis kedua negara di tengah meningkatnya persaingan teknologi global.

(*)

Back to top button