Internasional

Trump Murka, Spanyol Larang Penggunaan Pangkalan Militer

POJOKNEGERI.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Spanyol setelah pemerintah Madrid menolak memberikan izin bagi pesawat-pesawat militer AS menggunakan pangkalan mereka untuk menyerang Iran.

Trump menegaskan sikapnya dengan menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan lagi menjalin hubungan dagang dengan Spanyol jika negara itu terus menentang kebijakan Washington.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Trump menuduh Spanyol tidak mendukung komitmen pertahanan bersama NATO.

Ia menyoroti keberatan Spanyol terhadap peningkatan pendanaan pertahanan yang selama ini menjadi tuntutan Amerika Serikat kepada sekutu-sekutunya.

“Spanyol sangat buruk,” kata Trump dengan nada tegas saat bertemu Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Trump kemudian menambahkan ancaman yang lebih eksplisit.

“Kami akan memutus semua perdagangan dengan Spanyol. Kami tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” cetusnya.

Ancaman ini langsung memicu spekulasi mengenai masa depan hubungan ekonomi kedua negara yang selama ini berjalan stabil.

Sikap Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan sekutu-sekutu Eropa terkait strategi menghadapi Iran.

Spanyol menolak penggunaan pangkalan militernya karena khawatir langkah itu akan memperburuk konflik di Timur Tengah.

Pemerintah Spanyol juga menegaskan bahwa peningkatan anggaran pertahanan NATO bukanlah prioritas mereka, sehingga menimbulkan ketegangan dengan Gedung Putih.

Tanggapan Spanyol

Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez kemudian memberikan tanggaapan atas kemarahan Trump.

Ia menegaskan Spanyol tidak akan terlibat dalam sesuatu yang merugikan dunia dan bertentangan dengan nilai-nilai dan kepentingan negaranya.

“Posisi pemerintah Spanyol dapat diringkas dalam empat kata: no to the war (tidak untuk perang),” katanya dalam pidato yang disiarkan televisi, dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/3/2026).

Ini disampaikannya sehari setelah Trump mengancam akan memutus semua hubungan dagang dengan Spanyol.

“Kami tidak akan terlibat dalam sesuatu yang merugikan dunia dan bertentangan dengan nilai-nilai dan kepentingan kami, hanya karena takut akan pembalasan,” tegas pemimpin Spanyol itu.

“Kami menentang bencana ini,” kata Sanchez, seraya menyatakan bahwa pendiriannya didukung oleh “banyak pemerintah lain dan jutaan warga di seluruh Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah yang tidak menginginkan lebih banyak perang atau ketidakpastian di masa depan”.

Spanyol Larang AS Gunakan Pangkalan Militer

Sebelumnya, Pemerintah Spanyol telah mengecam perang yang dikobarkan AS dan Israel terhadap Iran. Spanyol juga melarang AS untuk menggunakan pangkalan gabungan di wilayahnya untuk menyerang Iran.

Menhan Spanyol Margarita Robles, seperti dilansir Politico, Selasa (3/3/2026), mengatakan AS menarik pesawat-pesawat militernya dari pangkalan-pangkalan di wilayah Spanyol setelah Madrid melarang penggunaan pangkalan itu untuk menyerang Iran.

Ditegaskan oleh Robles dalam konferensi pers di Pangkalan Udara Armilla pada Senin (2/3). Bahwa misi melibatkan pangkalan militer di Spanyol harus “beroperasi dalam kerangka hukum internasional”.

Dia menambahkan bahwa instalasi militer di wilayah Spanyol akan dilarang “memberikan dukungan kecuali jika diperlukan dari perspektif kemanusiaan”.

(*)

Back to top button