"Dokumen (pengajuan) tersebut diperiksa sesuai dengan prinsip-prinsip, standar, kriteria, dan prosedur panduan untuk keanggotaan BRICS. Semua negara BRICS sepakat secara konsensus untuk mendukung pencalonan Indonesia," tulis pernyataan Kemlu Rusia.
Kremlin menilai bergabungnya Indonesia bersama BRICS akan semakin membuat forum kerja sama ekonomi tersebut tambah kuat karena RI merupakan negara dengan ekonomi terbesar dan penduduk terbanyak di Asia Tenggara.
(Indonesia) memiliki nilai-nilai BRICS yang sama, mendukung kerja sama multilateral berdasarkan prinsip saling menghormati, keterbukaan, pragmatisme, solidaritas, dan konsensus," kata Kemlu Rusia.
"Bergabungnya Indonesia ke BRICS akan membantu meningkatkan otoritas dan prestise kelompok tersebut lebih jauh lagi dan juga akan memfasilitasi konsolidasi yang konsisten dari negara-negara berkembang di belahan bumi selatan dan timur untuk menciptakan tatanan dunia multipolar yang lebih adil dan seimbang."
Kepastian Indonesia bergabung ke dalam BRICS disampaikan oleh Brasil pada Senin (6/1).
Brasil, yang memegang jabatan presiden blok tersebut pada 2025, mengatakan negara-negara anggota lain sudah menyetujui masuknya Indonesia secara konsensus sebagai bagian dari dorongan perluasan saat pertemuan puncak BRICS.