Putin Undang Zelensky ke Moskow untuk Bahas Perdamaian, Keamanan Dijamin

00:00 / 04:32 1×
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Presiden Rusia Vladimir Putin membuka peluang pertemuan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk membahas upaya mengakhiri perang kedua negara.

Putin menawarkan Moskow sebagai lokasi perundingan dan menyatakan kesediaannya menjamin keselamatan pemimpin Ukraina tersebut jika menerima undangan itu.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Tawaran tersebut disampaikan ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, setelah Putin menerima informasi bahwa Zelensky menunjukkan ketertarikan untuk menggelar pembicaraan langsung.

Informasi itu, menurut Ushakov, berasal dari Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store dan Presiden Finlandia Alexander Stubb dalam percakapan telepon dengan Putin.

Moskow Ajukan Syarat Lokasi Pertemuan

Ushakov menegaskan bahwa Putin bersedia memfasilitasi pertemuan apabila Zelensky benar-benar ingin bernegosiasi secara langsung.

Namun, Kremlin mengarahkan pertemuan tersebut berlangsung di ibu kota Rusia.

“Bos kami menegaskan kembali bahwa jika Zelensky benar-benar ingin mengadakan negosiasi langsung, dia harus datang ke Moskow, di mana semua kondisi yang diperlukan, termasuk yang berkaitan dengan keselamatannya, akan disediakan untuknya,” kata Ushakov, seperti dikutip kantor berita Rusia, TASS, pada Selasa (27/10).

Pernyataan tersebut menempatkan kemungkinan pertemuan bilateral sebagai salah satu opsi diplomatik di tengah upaya mencari jalan keluar dari konflik Rusia-Ukraina. Meski demikian, tawaran itu belum memastikan kedua pemimpin akan bertemu secara langsung.

Perundingan Trilateral Masih Menghadapi Kendala

Selain membicarakan kemungkinan pertemuan Putin dan Zelensky, ketiga pejabat juga membahas kelanjutan negosiasi trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat (AS).

Ushakov mengatakan percakapan dengan Store dan Stubb terutama membahas rencana melanjutkan perundingan trilateral di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA).

Namun, ia menyebut sejumlah persoalan masih membutuhkan pembahasan dan penjelasan lebih lanjut sebelum negosiasi berlanjut.

“Ada banyak pertanyaan mengenai masalah ini dan permintaan klarifikasi dari pihak kami,” ujar Ushakov, seperti dilaporkan Anadolu.

Keterlibatan Eropa Belum Dibahas

Ushakov juga menjelaskan bahwa Rusia belum membahas siapa yang akan mewakili negara-negara Eropa dalam negosiasi mengenai Ukraina.

Kremlin, menurut dia, baru akan mempertimbangkan persoalan tersebut pada tahap berikutnya.

“Kami sama sekali tidak mempertimbangkan siapa yang mungkin mewakili Eropa, karena itu akan diputuskan pada tahap yang jauh kemudian,” katanya.

Ia menambahkan, percakapan telepon Putin dengan Store dan Stubb berlangsung sekitar 90 menit. Ketiga pihak sepakat menjalin komunikasi kembali jika diperlukan.

“Menurut saya, percakapan telepon itu menyeluruh dan substansial,” ujar Ushakov.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram