Hukum

OTT KPK di Madiun, Wali Kota Maidi Terjaring

POJOKNEGERI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK di wilayah Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1) hari ini.

OTT ini menjerat Wali Kota Madiun, Maidi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dalam operasi senyap tersebut total terdapat 15 orang yang penyidik amankan.

Dari jumlah tersebut, kata dia, 9 orang termasuk Wali Kota Madiun sedang dibawa menuju KPK.

“Selanjutnya 9 orang di antaranya ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Walikota Madiun,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dalam OTT ini, KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah.

“Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” jelas Budi

Lebih lanjut, Budi mengatakan OTT yang melibatkan Wali Kota itu diduga berkaitan dengan suap proyek dan Dana CSR di wilayah Madiun.

“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” pungkasnya.

Profil Maidi

Maidi menjabat sebagai Wali Kota Madiun untuk periode 2025–2030. Ia merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan dalam menjalankan pemerintahan dengan wakilnya Bagus Panuntun.

Pasangan Maidi–Bagus Panuntun resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 20 Februari 2025.

Sebelum terjun ke dunia politik dan menduduki kursi wali kota, Maidi memiliki rekam jejak panjang di bidang pendidikan dan birokrasi. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Madiun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun.

Mengutip data dari Wikipedia, Maidi lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 12 Mei 1961. Ia menikah dengan Yuni Sulistyowati dan dikaruniai dua orang anak, yakni Hendra Saktiwan dan Hendriani Curtinawati.

Maidi merupakan lulusan Sarjana Hukum (S1) dari Universitas Merdeka Madiun.

Ia juga telah menuntaskan program pascasarjana di Universitas Satyagama Program Pasca Sarjana dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Masing-masing berhasil menyandang gelar Magister Manajemen dan Magister Pendidikan.

Selain itu, Maidi juga telah meraih gelar S3 Doktor Administrasi Publik dari Universitas Terbuka.

Nama lengkap berikut dengan gelarnya yakni Dr. Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd.

Jejak Karier

Maidi mengawali kariernya sebagai guru pelajaran Geografi di SMAN 1 Madiun pada 1989 hingga 2002.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Maidi langsung menjadi Kepala Sekolah SMAN 2 Madiun pada 2002.

Semenjak itu, kariernya makin moncer, Pada 2002, Maidi menjadi Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.

Satu tahun kemudian, ia menjadi Pj Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.

Pada 2005, Maidi mengemban jabtaan sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Madiun.

Setelah itu, ia menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun tahun 2006 hingga 2009.

Pada 2009, Maidi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun.

Jabatan tersebut ia emban hingga 2018.

Setelah itu, Maidi mencalonkan diri dan terpilih sebagai Wali Kota Madiun periode 2019 hingga 2024.

Pada Pilkada 2024, Maidi kembali terpilih menjadi orang nomor satu di Kota Madiun periode 2025 hingga 2030.

(*)

Back to top button