Internasional

IRGC Nyatakan Sumpah Setia kepada Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

POJOKNEGERI.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan dukungan penuh terhadap penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan sumpah setia kepada Mojtaba dan menyatakan kesiapan untuk mematuhi setiap perintah yang diberikan oleh pemimpin baru tersebut.

Mereka juga menyatakan siap berkorban demi melaksanakan arahan yang dianggap sebagai perintah ilahi dari pemimpin tertinggi Iran.

“Korps Garda Revolusi Islam siap untuk sepenuhnya taat dan berkorban dalam melaksanakan perintah ilahi dari Ulama Pelindung zaman ini, Yang Mulia Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei,” demikian bunyi pernyataan IRGC yang dikutip media internasional.

Sekretaris Dewan Keamanan Iran, Ali Larijani, memuji keberanian Majelis Pakar Iran yang tetap melangsungkan pemilihan meski serangan udara di Teheran terus berlangsung.

Menurut Larijani, ayahnya telah membekali Mojtaba Khamenei dengan pelatihan untuk mampu menghadapi situasi kritis.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, diperkirakan tidak akan menerima terpilihnya Mojtaba Khamenei.

Trump sebelumnya menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran seharusnya mendapat persetujuan AS.

“Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika ia tak mendapatkan persetujuan dari kami, ia tak akan bertahan lama,” ujar Trump seperti dikutip Al-Jazeera.

Namun, pihak Iran menolak tekanan dari AS dan menegaskan bahwa hanya rakyat Iran yang berhak menentukan masa depan negara mereka.

Majelis Ahli Tetapkan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi

Sebelumnya, Iran resmi memasuki era kepemimpinan baru setelah Majelis Ahli menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi pada Senin (9/3).

“Dengan suara yang menentukan, Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem sakral Republik Islam Iran,” demikian pernyataan majelis tersebut.

Mojtaba adalah putra kedua Khamenei dan banyak pihak mengenalnya sebagai sosok yang memiliki pengaruh signifikan di Iran. Ia juga dipercaya memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), badan militer paling kuat di negara itu.

Mojtaba juga dipercaya memiliki kedekatan dengan pasukan paramiliter sukarelawan Iran, Basij.

Sosok Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei lahir pada 1969 di kota suci Syiah, Mashhad. Ia tumbuh ketika ayahnya aktif dalam gerakan oposisi terhadap Shah Iran sebelum revolusi 1979.

Saat masih muda, Mojtaba juga sempat terlibat dalam perang Iran-Irak.

Ia kemudian menempuh pendidikan agama di Qom, pusat pembelajaran teologi Syiah di Iran, di bawah bimbingan para ulama konservatif. Mojtaba memiliki gelar keagamaan Hojjatoleslam.

Meski memiliki pengaruh besar, ia tidak pernah memegang jabatan resmi dalam pemerintahan Republik Islam Iran.

Ia beberapa kali terlihat hadir dalam rapat umum pendukung pemerintah, namun jarang berbicara di depan publik.

Peran Mojtaba selama ini juga memicu kontroversi di Iran. Sejumlah kritikus menolak kemungkinan adanya politik dinasti di negara yang menggulingkan monarki yang didukung Amerika Serikat pada 1979.

(*)

Back to top button