Daerah
Sedang tren

IKAT Kaltim Gelar Muswil II, Targetkan Kepengurusan Solid dan Sinergi Diaspora

POJOKNEGERI.COM – Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Wilayah Kalimantan Timur yang terafiliasi dengan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) II di Hotel Puri Senyiur, Jalan Ruhui Rahayu I, Samarinda.

Forum ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memilih ketua baru sekaligus menyusun kepengurusan yang akan mengendalikan IKAT Kaltim di seluruh kabupaten dan kota.

Pemimpin PMTI Dorong Keharmonisan Diaspora Toraja

Wakil Ketua Umum PMTI, Aris Tambing mendorong Muswil II menjadi sarana mempererat keharmonisan masyarakat Toraja di Kalimantan Timur.

“Kami berharap keluarga Toraja di diaspora bisa lebih harmonis. Dinamika dalam organisasi adalah hal positif,” ujarnya.

Aris menegaskan keberadaan lebih dari satu organisasi Toraja bukan masalah, selama semua memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semakin banyak organisasi semakin baik, selama semuanya melakukan hal positif bagi warga Toraja,” tambahnya.

Muswil Ulang Berdasarkan Mandat PMTI Pusat

Ketua Caretaker IKAT Wilayah Kaltim sekaligus anggota PMTI, Corneleus Rantelangi menyampaikan bahwa Muswil II digelar berdasarkan mandat Ketua PMTI Pusat, Yulius Selvanus Lumbaa.

Muswil sebelumnya pada Oktober 2025 dianggap tidak sah karena hasilnya tidak dilaporkan ke pengurus pusat.

“Karena tidak ada laporan, PMTI Pusat menetapkan surat caretaker untuk melaksanakan Muswil ulang. Tujuannya jelas: memilih ketua dan menyusun kepengurusan yang mengendalikan IKAT secara keseluruhan di Kalimantan Timur,” jelas Corneleus.

Corneleus menegaskan Muswil II berfokus pada pembentukan kepengurusan yang kuat agar program organisasi berjalan efektif.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antarorganisasi Toraja di daerah untuk menghindari perpecahan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

Hingga saat ini, pemilihan ketua diikuti satu kandidat, namun proses Muswil tetap berlangsung secara terbuka dan demokratis.

“Kepengurusan yang solid penting agar setiap program IKAT dapat memberi manfaat bagi masyarakat Toraja di mana pun mereka berada,” ujar Corneleus.

Diaspora Toraja Didorong Berkontribusi untuk Kaltim

Selain fokus organisasi, Aris Tambing mengingatkan diaspora Toraja agar aktif berkontribusi pada daerah tempat tinggal mereka.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Walau kita orang Toraja, hidup di Kalimantan Timur, orientasi kita juga untuk membangun daerah ini,” pungkasnya.

Muswil II IKAT Kaltim diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi organisasi sekaligus mempererat persatuan masyarakat Toraja di Bumi Etam. (*)

Back to top button