DaerahKaltim

DPRD Kaltim Soroti Antrean Pertalite, Desak Penambahan Kuota BBM

POJOKNEGERI.com – Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kalimantan Timur kembali mendapat sorotan DPRD Kaltim.

Dewan menilai persoalan tersebut berkaitan dengan ketimpangan antara kebutuhan masyarakat dan kuota BBM jenis Pertalite yang tersedia.

Komisi II DPRD Kaltim membahas persoalan itu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pertamina Niaga dan pihak terkait. Dalam rapat tersebut, DPRD meminta pihak berwenang segera mengevaluasi kecukupan kuota BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di 10 kabupaten/kota.

Kebutuhan BBM Hampir Dua Kali Lipat Kuota

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, mengungkapkan bahwa Kaltim memperoleh kuota BBM sekitar 729.000 kiloliter (KL) per tahun. Angka tersebut jauh di bawah kebutuhan yang diajukan pemerintah daerah.

Berdasarkan usulan Pemerintah Provinsi Kaltim yang dihimpun dari masing-masing kabupaten/kota, kebutuhan BBM mencapai sekitar 1.269.000 KL.

“Dan data-datanya ada. Jumlah keseluruhan kuota yang diminta itu kurang lebih sekitar 1.269.000 KL. Terpenuhi hanya 729.000 KL. Berarti ada gap hampir 50 persen,” ujar Sabaruddin Panrecalle, Kamis (1/10/2026) di Samarinda.

Menurut Sabaruddin, selisih antara kuota yang tersedia dan kebutuhan tersebut menjadi salah satu persoalan yang perlu segera dibahas bersama pemerintah dan pihak terkait.

Antrean Terjadi pada Pertalite

Sabaruddin menyebut persoalan antrean tidak terjadi secara merata pada seluruh jenis BBM. Masyarakat terutama menghadapi antrean panjang saat membeli Pertalite.

Pertamina, kata dia, menjalankan penyaluran sesuai kuota yang telah ditetapkan. Karena itu, DPRD Kaltim ingin mendorong penambahan kuota agar distribusi BBM dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Oh, hanya Pertalite. Kalau untuk yang lain, nggak ada antrean. Kalau yang BBM yang lain kan tidak pernah ada antrean. Hanya Pertalite saja yang antre. Ini yang jadi persoalan,” tegasnya.

Kondisi tersebut mendorong Komisi II DPRD Kaltim menyiapkan langkah lanjutan setelah RDP. Dewan akan menyusun berita acara sebagai bahan untuk menyampaikan aspirasi penambahan kuota kepada pihak berwenang.

DPRD Siapkan Langkah Lanjutan

DPRD Kaltim menargetkan pengajuan tambahan kuota dapat segera ditindaklanjuti. Dewan juga akan membawa data kebutuhan riil dari kabupaten/kota sebagai dasar pembahasan.

“Hari ini kita bersama-sama kepada masyarakat, kepada Pertamina, Pertamina Niaga untuk mengusulkan kuota itu yang 1 juta segera kita ambil,” beber Sabaruddin.

Ia mengatakan DPRD ingin mempercepat penyelesaian persoalan tersebut agar antrean tidak terus membebani masyarakat.

“Kalau kita serius untuk menangani keantrean yang ada di 10 kabupaten kota,” ungkap Sabaruddin.

Setelah RDP selesai, Komisi II DPRD Kaltim akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempresentasikan data kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mendorong penambahan kuota.

“Ya, ini kami setelah usai kami Rapat Dengar Pendapat ini, tentunya dalam waktu dekat ini kami coba meminta,” pungkasnya.

(*)

Back to top button