Sports

Borneo FC Jamu Bali United, Stadion Segiri Harus Bergemuruh

POJOKNEGERI.COM – Borneo FC Samarinda tengah bersiap menghadapi laga krusial kontra Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan akan digelar di Stadion Segiri, Minggu (30/11/2025) pukul 16.30 WITA.

Pelatih Fabio Lefundes menegaskan bahwa dukungan publik Samarinda akan menjadi faktor penting.

Menurutnya, atmosfer stadion bukan sekadar pelengkap, melainkan energi tambahan yang bisa mengubah jalannya pertandingan.

Dalam sesi latihan tim, ia menekankan bahwa pertandingan melawan Bali United bukan laga biasa. Selain penting bagi perburuan poin, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Borneo FC mempertahankan dominasi mereka di kandang sendiri.

“Sekarang kita ada satu pertandingan lawan Bali. Apa bedanya kita main di sini? Bedanya kita main lawan 11 orang, sementara kita 12,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Atmosfer Segiri Angkat Performa Pesut Etam

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Musim ini, Segiri berulang kali menjadi saksi bagaimana dukungan suporter mengangkat performa Pesut Etam. Setiap kali stadion penuh, para pemain tampil lebih percaya diri, lebih agresif dalam duel, dan lebih tenang dalam memegang bola.

Lefundes kembali menegaskan bahwa suporter adalah “pemain tambahan alias pemain ke-12” yang tak bisa tergantikan.

“Kami sangat apresiasi suporter karena mereka selalu hadir. Kalau kita main di kandang, kita main 12 lawan 11,” lanjutnya.

Fabio tidak lupa menyebut atmosfer luar biasa yang mengiringi kemenangan Borneo FC atas Madura United pekan lalu. Dalam laga itu, nyanyian suporter, koreografi, hingga teriakan dukungan tidak berhenti sejak peluit awal.

Bagi Fabio, kemenangan itu bukan hanya hasil strategi dan kerja keras pemain, tetapi juga buah dari energi yang mengalir dari setiap sudut stadion.

“Semoga nanti Stadion Segiri bisa penuh seperti menghadapi Madura United,” ujarnya.

Target Penonton Tertinggi

Manajemen pun menargetkan laga kontra Bali United nantinya menjadi salah satu pertandingan dengan jumlah penonton tertinggi musim ini. Sebab, lawan yang datang bukan tim sembarangan—Bali United adalah salah satu klub paling stabil di liga dalam beberapa musim terakhir.

Gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, yang sedang dalam performa gemilang dan kembali dipanggil ke Timnas U-23, turut menegaskan pentingnya dukungan suporter. Ia menyebut atmosfer Segiri sebagai “energi yang tidak bisa didapatkan di tempat lain”.

“Itu yang kita butuhkan sebagai pemain. Karena main di kandang, tentu kita butuh dukungan mereka,” tuturnya.

Rivaldo mengakui bahwa tekanan dalam pertandingan besar selalu ada, namun kehadiran suporter mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Nyanyian, teriakan, dan warna oranye di tribun membuat mereka merasa tidak bermain sendirian.

Ia melanjutkan, dukungan suporter bahkan mampu membuat pemain bertahan lebih disiplin dan pemain menyerang menjadi lebih berani mengambil risiko.

“Selain dukungan dari sesama pemain, suporter juga bagian yang membela tim kami. Kami berjanji akan berikan yang terbaik untuk suporter Borneo FC,” tambahnya.

Laga Krusial

Pertemuan dengan Bali United ini tidak hanya soal tiga poin. Borneo FC tengah berada dalam performa positif, dan kemenangan akan menjaga posisi mereka di papan atas. Kekalahan bisa membuat jarak dengan pesaing mengecil, sementara kemenangan memberi dorongan moral sebelum memasuki jadwal padat Desember.

Tim pelatih menilai laga nanti sebagai salah satu titik krusial musim ini. Bali United memiliki gaya bermain yang disiplin, serangan balik cepat, dan pengalaman bertanding dalam tekanan tinggi. Borneo FC harus tampil dengan intensitas tinggi sejak menit pertama.

Lefundes pun menyadari bahwa dukungan penuh dari tribun menjadi modal tambahan yang sangat penting.

Berkaca pada beberapa laga sebelumnya, Segiri kerap menjadi arena di mana lawan kehilangan kendali permainan. Tekanan dari suporter, dan gaya bermain agresif Borneo FC, membuat lawan sering gagal keluar dari tekanan.

Jika dukungan kembali penuh, Borneo FC dapat menjaga dominasi mereka di kandang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Stadion Segiri dikenal sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling intens di Indonesia. Tidak sebesar stadion-stadion raksasa di Pulau Jawa, namun kedekatan tribun dengan lapangan membuat suara suporter terasa lebih pekat dan menghantam langsung ke lapisan emosi pemain maupun lawan.

Bagi Lefundes, atmosfer seperti inilah yang bisa membuat timnya melangkah lebih jauh musim ini.

Lebih dari sekadar permintaan, seruan Fabio dan Rivaldo adalah ajakan untuk merayakan identitas Borneo FC: tim yang dibangun atas kerja keras pemain, strategi pelatih, dan cinta suporter.

Pertandingan kontra Bali United akan menjadi panggung untuk membuktikan bahwa Pesut Etam tidak hanya bermain dengan kaki dan kepala, tetapi juga dengan energi yang mengalir dari ribuan pendukung di tribun.

Dan pada Minggu sore nanti, Segiri akan kembali diuji—apakah ia mampu menjadi rumah yang menggetarkan, atau justru sebaliknya. Jika penuh, seperti yang diharapkan Fabio, Borneo FC diyakini tak hanya bermain sebelas lawan sebelas.

(*)

Artikel Terkait

Back to top button