Sports

Arsenal Tutup Tahun 2025 di Puncak Klasemen Liga Inggris

POJOKNEGERI.COM – Arsenal menutup kalender 2025 dengan senyum lebar. The Gunners tampil perkasa saat menjamu Aston Villa di Emirates Stadium, Rabu (31/12) dini hari WIB, dengan kemenangan telak 4-1.

Hasil itu langsung mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Aston Villa yang sempat menjadi pesaing ketat harus puas tertahan di peringkat ketiga dengan 39 poin.

Kemenangan atas Aston Villa menunjukkan ketajaman lini serang Arsenal sekaligus solidnya pertahanan.

Para pemain tampil penuh determinasi, menekan sejak awal, dan memanfaatkan peluang dengan efektif. Hasil itu semakin memperkuat keyakinan banyak pihak bahwa Arsenal layak sebagai kandidat juara Liga Inggris musim ini.

Sikap Tenang Mikel Arteta

Namun, sang manajer Mikel Arteta memilih untuk tetap kalem. Ia menegaskan bahwa timnya tidak boleh larut dalam euforia dan harus fokus pada setiap pertandingan.

“Kami tahu musim masih panjang, hari ini yang terpenting tiga poin,” tegasnya seperti pemberitaan dari BBC.

Arteta menambahkan bahwa pencapaian di akhir tahun hanyalah bagian dari perjalanan panjang menuju target besar.

“Kami menutup tahun 2025 dengan luar biasa, kami tahu apa yang mau kami inginkan di 2026. Kami masih akan berjuang dan jalannya masih panjang,” tambahnya.

Ucapan Arteta mencerminkan filosofi kepelatihannya yang menekankan disiplin, fokus, dan kerja keras. Ia tidak ingin timnya terjebak dalam tekanan ekspektasi publik. Baginya, konsistensi dan mentalitas juara harus dibangun dari pertandingan ke pertandingan.

Tantangan besar menanti Arsenal pada Januari 2026. Jadwal padat akan menguji kedalaman skuad dan kemampuan rotasi pemain. Dalam sebulan, Arsenal harus melakoni sembilan pertandingan. Rinciannya, lima laga di Liga Inggris, satu laga semifinal Carabao Cup kontra Chelsea, satu laga di Piala FA, serta dua pertandingan di Liga Champions.

Lawan-lawan berat sudah menunggu. Di Liga Inggris, Arsenal akan berhadapan dengan Liverpool dan Manchester United, dua tim yang selalu menjadi ujian mental sekaligus teknis. Pertandingan melawan Chelsea di Carabao Cup juga tidak bisa dianggap enteng, mengingat rivalitas panjang kedua klub. Sementara itu, Liga Champions menuntut performa ekstra agar Arsenal tetap kompetitif di level Eropa.

Padatnya jadwal membuat Arteta harus cermat dalam mengatur rotasi. Pemain-pemain kunci seperti Bukayo Saka, Martin Ødegaard, dan Gabriel Jesus akan menjadi tumpuan, tetapi kontribusi dari skuad pelapis juga sangat penting. Arsenal harus menjaga keseimbangan antara ambisi domestik dan Eropa.

(*)

Back to top button