Ambisi 1000 Gol, Cristiano Ronaldo: Insyaallah

POJOKNEGERI.COM – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan ambisi besarnya di dunia sepak bola. Dalam ajang Globe Soccer Awards yang di Dubai, Senin (29/12), megabintang asal Portugal itu menerima penghargaan sebagai Pemain Terbaik di Timur Tengah.
Gelar tersebut menjadi yang ketiga kalinya secara beruntun bagi Ronaldo, sebuah bukti konsistensi dan pengaruhnya di kawasan tersebut.
Dalam pidatonya di atas panggung, Ronaldo tidak hanya berterima kasih atas penghargaan yang ia terima. Ronaldo juga juga menegaskan mimpi besarnya untuk mencapai angka 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya.
Ia juga menekankan tekadnya untuk terus meraih trofi bersama klubnya.
“Kalian semua tahu tujuan saya. Saya mau memenangi trofi dan mencapai angka seperti yang kalian tahu (1.000 gol),” ujar Ronaldo dalam pidatonya seperti pemberitaan dari Mirror.
Ronaldo menambahkan bahwa target tersebut bisa tercapai selama ia tetap terhindar dari cedera.
“Saya akan mencapainya jika tidak cedera, Insyaallah,” tegasnya. Kutipan itu mencerminkan keyakinan sekaligus kerendahan hati seorang pemain yang sudah berusia matang. Namun tetap menjaga semangat juang seperti saat muda.
Produktivitas Ronaldo di Usia 41 Tahun
Perjalanan Ronaldo menuju 1.000 gol memang tidak mudah. Berdasarkan data dari Transfermarkt, ia sudah mengoleksi 948 gol sepanjang kariernya. Angka tersebut mencakup gol di level klub maupun tim nasional. Tahun depan, Ronaldo akan berusia 41 tahun, namun performanya masih jauh dari kata menurun.
Di Saudi Pro League, Ronaldo tampil tajam dengan torehan 10 gol dari sembilan laga musim ini. Catatan itu menunjukkan bahwa meski bermain di kompetisi yang berbeda dari Eropa, ia tetap menjaga standar tinggi sebagai pencetak gol ulung.
Disiplin menjaga kebugaran fisik menjadi kunci utama keberhasilan Ronaldo. Pola makan ketat, latihan intensif, serta gaya hidup sehat membuatnya tetap bugar di usia yang bagi banyak pemain sudah dianggap senja.
Ronaldo dikenal sebagai sosok dengan mental juara. Sejak awal kariernya di Sporting Lisbon, kemudian di Manchester United, Real Madrid, Juventus, hingga kini di Al Nassr, ia selalu menempatkan ambisi sebagai bahan bakar utama. Target 1.000 gol bukan sekadar angka, melainkan simbol dedikasi dan konsistensi.
Jika Ronaldo mampu mempertahankan produktivitas sekitar 25–30 gol per musim, maka dalam dua hingga tiga tahun ke depan, mimpi itu bisa terwujud. Dengan kondisi fisik yang masih prima dan motivasi yang tak pernah padam, peluang tersebut sangat realistis.
Penghargaan dan Warisan
Penghargaan di Globe Soccer Awards menjadi bukti bahwa Ronaldo masih relevan di panggung sepak bola dunia. Tiga kali beruntun meraih gelar Pemain Terbaik di Timur Tengah menunjukkan pengaruhnya tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam membangun citra sepak bola di kawasan tersebut.
Lebih dari sekadar trofi dan angka gol, Ronaldo sedang menulis bab terakhir kariernya dengan tekad yang sama seperti saat muda. Ia ingin meninggalkan warisan sebagai pemain yang tidak pernah berhenti bermimpi, tidak pernah berhenti bekerja keras, dan selalu percaya bahwa dengan disiplin serta keyakinan, segala target bisa dicapai.
Dengan 948 gol yang sudah dikoleksi, ambisi 1.000 gol kini tinggal menunggu waktu. Ronaldo sendiri sudah menegaskan, “Saya akan mencapainya jika tidak cedera, Insyaallah.” Kalimat itu menjadi penutup yang kuat dari seorang legenda hidup yang masih terus mengejar mimpi di usia 41 tahun.
(*)
