Sports
Sedang tren

Real Madrid Denda Valverde dan Tchouameni Rp10 Miliar Usai Keributan di Ruang Ganti

POJOKNEGERI.com – Real Madrid mengambil sikap tegas terkait terlibat keributan di ruang ganti antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni.

Tchouameni dikabarkan memukul Valverde hingga terjatuh dan membentur meja. Valverde sampai harus dilarikan ke rumah sakit akibat insiden tersebut.

Real Madrid langsung bereaksi atas insiden yang terjadi di antara kedua pemainnya tersebut.

Los Merengues memutuskan menghukum Valverde dan Tchouameni, Jumat (8/5) malam WIB.

Valverde dan Tchouameni dihukum denda 500 ribu euro (sekitar Rp 10 miliar).

Kedua pemain juga diklaim sudah meminta maaf satu sama lain dan kepada klub.

“Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, menyusul peristiwa yang menyebabkan proses disiplin yang dimulai kemarin terhadap pemain kami Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Keduanya hari ini hadir di hadapan penyelidik yang ditugaskan untuk kasus tersebut,” begitu isi pernyataan resmi Real Madrid.

Real Madrid mengatakan kedua pemainnya itu menyatakan penyesalan mereka sepenuhnya atas apa yang terjadi dan meminta maaf satu sama lain.

“Selama kehadiran mereka, para pemain menyatakan penyesalan mereka sepenuhnya atas apa yang terjadi dan meminta maaf satu sama lain,” bunyi pernyataan klub.

“Lebih lanjut, mereka menyampaikan permintaan maaf mereka kepada klub, rekan satu tim, staf pelatih, dan para penggemar, dan keduanya telah menyatakan kesediaan mereka kepada Real Madrid untuk menerima sanksi apa pun yang dianggap pantas oleh klub.”

“Dalam keadaan ini, Real Madrid telah memutuskan untuk menjatuhkan denda finansial sebesar lima ratus ribu euro kepada masing-masing pemain. Sehingga mengakhiri prosedur internal yang sesuai,” pungkasnya.

Ruang Ganti Memanas

Diberitakan sebelumnya, ruang ganti Real Madrid dikabarkan mengalami ketegangan serius menjelang laga El Clasico setelah terjadi insiden dalam sesi latihan tim utama.

Dalam laporan yang beredar, kapten tim Federico Valverde mengalami cedera kepala usai terlibat keributan dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni.

Keributan disebut bermula dari ketegangan verbal yang berkembang di lapangan latihan. Situasi kemudian memanas ketika terjadi penolakan berjabat tangan dan aksi saling dorong hingga berujung kontak fisik antara kedua pemain. Insiden tersebut membuat sesi latihan terganggu dan tim medis segera turun tangan.

Klub Konfirmasi Kondisi Valverde

Real Madrid kemudian mengonfirmasi bahwa Valverde mengalami cedera kepala yang disebut sebagai cranioencephalic trauma. Klub juga menegaskan bahwa pemain asal Uruguay itu harus menjalani masa pemulihan sesuai protokol medis.

“Setelah melihat tes yang dilakukan hari ini pada pemain kami, Federico Valverde, dia didiagnosa mengalami cranioencephalic trauma.”

“Valverde berada di rumah dalam kondisi baik dan butuh isrirahat selama 10-14 hari, mengikuti protokol medis untuk diagnosa ini,” tulis Real Madrid.

Dengan kondisi tersebut, Valverde dipastikan tidak dapat memperkuat tim dalam waktu dekat, termasuk pada laga besar El Clasico yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5) atau Senin (11/5) dini hari WIB.

(*)

Back to top button