Hansi Flick Beri Peringatan ke Newcastle Usai Tahan Imbang Bercelona

POJOKNEGERI.com – Barcelona harus puas bermain imbang 1-1 kontra Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di St James’ Park, Rabu (11/3) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung sengit, dengan kedua tim menampilkan karakter permainan yang berbeda.
Barcelona mendominasi penguasaan bola, sementara Newcastle tampil lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.
Sejak awal laga, Barcelona berusaha mengontrol tempo dengan umpan-umpan pendek dan penguasaan bola yang rapat.
Hansi Flick menurunkan skuad muda penuh energi, termasuk Lamine Yamal yang menjadi sorotan. Namun, dominasi penguasaan bola tidak otomatis berbuah banyak peluang.
Newcastle justru mampu menciptakan lebih banyak tembakan tepat sasaran, lima berbanding tiga, berkat transisi cepat dan pressing agresif.
Pertandingan berjalan ketat hingga menit-menit akhir. Harvey Barnes akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-86.
Ia memanfaatkan celah di lini belakang Barcelona dan menyambar bola dengan sontekan akurat yang menaklukkan kiper Marc-André ter Stegen. Gol itu membuat publik St James’ Park bergemuruh, seolah kemenangan sudah di depan mata.
Namun, drama belum selesai. Barcelona terus menekan di sisa waktu dan mendapatkan hadiah penalti di masa injury time.
Lamine Yamal tampil penuh percaya diri. Ia mengeksekusi penalti di menit ke-90+6 dengan tenang, membuat skor kembali imbang 1-1.
Gol tersebut bukan hanya menyelamatkan Barca dari kekalahan, tetapi juga menunjukkan mentalitas besar sang wonderkid.
Pengakuan Hansi Flick
Usai laga, pelatih Barcelona Hansi Flick mengakui kehebatan Newcastle.
Ia menyebut The Magpies sebagai tim yang fantastis, lebih dinamis, cepat, dan kuat dalam menekan. Flick tidak menutup mata bahwa timnya kalah dalam hal efektivitas.
“Newcastle tim yang fantastis, mereka lebih dinamis, cepat, dan bagus dalam menekan,” sebut Flick dilansir dari CBS Sports.
Namun, ia menegaskan bahwa leg kedua di Camp Nou akan berbeda.
“Nanti berbeda di Barcelona. Kami akan lebih baik,” tegasnya.
Leg kedua akan digelar pada Kamis (19/3) dini hari WIB di kandang Barcelona. Dengan agregat masih imbang, duel ini diyakini akan berlangsung sengit hingga akhir. Barcelona akan berusaha memanfaatkan dukungan penuh publik Camp Nou untuk tampil lebih agresif dan tajam. Sementara Newcastle, yang terbukti mampu menekan dan menciptakan peluang lebih banyak di leg pertama, tentu tidak akan datang hanya untuk bertahan.
(*)
