Trump Sampaikan Ucapan Ramadan untuk Umat Muslim

POJOKNEGERI.com – Umat Muslim saat ini sedang menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam momentum ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan khusus kepada umat Muslim, terutama di AS.
Dalam pesannya, Trump menegaskan harapan terbaiknya bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan.
Pernyataan itu dirilis Gedung Putih melalui situs resminya, whitehouse.gov, pada Selasa (17/2) waktu setempat.
“Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semuanya yang merayakan Ramadan,” kata Trump dikutip Rabu (18/2/2026).
Trump menekankan bahwa setiap Ramadan merupakan musim penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, meditasi reflektif. Dan apresiasi atas berkah Tuhan yang tak terhitung jumlahnya.
Ia menambahkan bahwa masa suci ini menjadi momen penting bagi banyak warga Amerika untuk menekankan doa dan puasa, memperkuat ikatan keluarga serta komunitas, sekaligus menegaskan nilai-nilai bersama tentang kasih sayang, amal, belas kasihan, dan kerendahan hati.
Lebih lanjut, Trump menyinggung soal kebebasan beragama yang menurutnya menjadi ciri khas bangsa Amerika. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen menegakkan hak tersebut.
“Hak yang diberikan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas bangsa kita dan pilar kemakmuran serta kekuatan kita. Karena alasan ini, setiap hari, pemerintahan saya memastikan bahwa semua warga negara dapat menjalankan keyakinan mereka, mengikuti hati nurani mereka, dan beribadah secara bebas — karena kebebasan beragama berarti kebebasan untuk menjalankan agama Anda dengan bangga dan tanpa takut akan penganiayaan,” tegasnya.
Doa untuk Perdamaian Dunia
Trump juga menyampaikan doa khusus di bulan penuh rahmat ini.
“Di musim yang penuh rahmat dan kebaikan ini, saya memanjatkan doa untuk kebahagiaan dan keberkahan di rumah, persatuan dan perdamaian di seluruh dunia, dan berkah di tahun yang akan datang,” kata Trump.
Pesan ini mencerminkan upaya Gedung Putih untuk menunjukkan penghormatan terhadap keragaman agama di Amerika. Dengan populasi Muslim yang terus berkembang, ucapan resmi dari presiden menjadi simbol pengakuan atas kontribusi komunitas Muslim dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi negara.
Selain itu, pernyataan Trump menegaskan kembali posisi Amerika sebagai negara yang menjunjung tinggi kebebasan beragama. Hal ini penting di tengah dinamika global yang sering kali menempatkan isu agama dalam sorotan. Dengan menekankan kebebasan beribadah, Trump berusaha menegaskan bahwa Amerika tetap menjadi tempat di mana setiap warga dapat menjalankan keyakinannya tanpa rasa takut.
Ucapan Ramadan dari Trump juga memiliki dimensi diplomasi. Pesan ini tidak hanya ditujukan kepada umat Muslim di dalam negeri, tetapi juga kepada komunitas internasional. Dengan menyampaikan doa untuk perdamaian dunia, Trump ingin menegaskan peran Amerika sebagai negara yang mendukung persatuan dan keharmonisan global.
(*)


