Politik

Dukungan Parabowo Maju Dua Periode Menguat, PKS Belum Tentukan Sikap

POJOKNEGERI.COM – Dukungan Presiden Prabowo Subianto kembali maju di periode keduanya pada Pilpres 2029 terus disuarakan sejumlah partai politik.

Hal ini turut mendapat tanggapan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kesejahteraan Rakyat (PKS).

PKS belum mengambil sikap untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto maju dua periode.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Muhammad Kholid mengatakan partainya belum membahas dukungan pencalonan pada pilpres.

Menurut Kholid, PKS masih fokus untuk mengawal Prabowo hingga akhir periode.

“Terkait Pilpres 2029 kami belum ada pembahasan. Fokus kami saat ini adalah mengawal jalannya roda pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Kholid, Senin (9/2).

Kholid menegaskan bahwa PKS akan terus mendukung kepemimpinan Prabowo hingga 2029. Sebab, menurutnya, keberhasilan pemerintah adalah kegembiraan seluruh masyarakat Indonesia.

Ditambahkan Kholid bahwa dukungan dalam pencalonan presiden merupakan kewenangan Majelis Syuro. Menurut dia, sebagai mandataris, DPP hanya menjalankan keputusan Majelis Syuro.

Kholid menyatakan hingga saat ini belum ada pembahasan di Majelis Syuro terkait dukungan pada pencalonan presiden.

“DPP sebagai mandataris Majelis Syuro akan menjalankan keputusan hasil Musyawarah Majelis Syuro. Hingga saat ini, belum ada pembahasan terkait pilpres di Majelis Syuro,” ujarnya.

Tanggapan NasDem

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa memberikan tanggapannya soal dukungan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat dua periode.

Saan Mustopa menilai hal ini masuk akal dengan tingginya kepuasan publik atas kinerja Prabowo selama lebih dari satu tahun terakhir.

“Kan nggak ada masalah sebelumnya, kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Wakil Ketua DPR ini menilai capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan munculnya wacana Prabowo dua periode. Menurutnya, sejauh ini tak ada persoalan yang menghambat wacana tersebut.

“Jadi apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tingkat kepuasan tinggi, dan tentu ya membahagiakan semua dengan approval rating yang ada,” tuturnya.

“Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu wacana 2 periode itu kan ya masuk akal ya,” imbuh dia.

Gerindra Dukung Prabowo Dua Periode

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerukan Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan dua periode.

Hal ini ia sampaikan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

“Kalau saya mengatakan Gerindra jawabannya menang, Prabowo jawabannya Presiden, Presiden jawabannya dua periode,” kata Muzani.

“Gerindra, menang. Prabowo, presiden. Presiden, dua periode,” imbuh Muzani yang disambut teriakan kader.

Lebih lanjut Muzani mengatakan sejak dilantik menjadi presiden, Prabowo sudah memikirkan rakyat.

Prabowo, kata dia, ingin menghapus hutang para petani, menghapus hutang para nelayan, menghapus hutang para UMKM.

Menurutnya, hutang-hutang itu membuat masyarakat terbebani.

“Maka kemudian dengan kekuasaan yang diberikan oleh rakyat, Presiden Prabowo menghapus utang petani, menghapus utang UMKM, menghapus utang nelayan,” katanya.

Ia juga mengatakan Prabowo berusaha menekan ongkos naik haji pada 2025 dan 2026.

“Catatan lain, kemudian dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2025, Presiden Prabowo menekankan agar biaya ongkos naik haji diturunkan. Maka itulah pertama kali dalam sejarah, biaya naik haji turun cukup signifikan,” ujarnya.

PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Prabowo dua periode tidak hanya menggema dari internal Partai Gerindra. Dukungan juga datang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sebelumnya, Ketua DPP PKB, Syaiful Huda, menegaskan partainya telah sepakat mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.

Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan keputusan bulat dari PKB. Meski demikian PKB belum membahas mengenai calon wakil presiden.

“Ya PKB bulat dukung untuk minimal dua periode,” kata Huda kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Huda menekankan bahwa saat ini PKB hanya fokus memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa diskusi internal partai belum menyentuh soal calon wakil presiden.

“Sementara ini yang jadi diskusi kita mendukung Pak Presiden dulu. Kita belum, belum ngomongin soal cawapres,” sambungnya.

Menurut Huda, PKB menilai banyak program strategis pemerintah yang harus berlanjut.

“Belum, kita belum ngobrolin itu (cawapres). Sementara ini fokus kita bantu Pak Prabowo dan melihat beberapa agenda strategis beliau, terutama yang menjadi preferensi kuat PKB adalah menyangkut soal keinginan beliau membikin sistem ekonomi baru, yang kami sebutnya sebagai sistem perubahan sistem ekonomi konstitusi itu,” jelasnya.

Dukungan dari PAN untuk Prabowo

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno. Namun Eddy menyebut perihal cawapres tergantung simbiosis dan kerja sama.

“Saya kira Pak Zulkifli Hasan, ketua umum saya, pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang. Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo tiga kali dalam tiga pilpres,” kata Eddy kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2).

(*)

Back to top button